Lelang Elektronik

Bu Risma, Agus Sonhaji dan Eri Cahyadi memprakarsai lelang elektronik berdasarkan acuan Di Keppres  80 th 2003.

Yang memulai penerapan lelang elektronik adalah Pemerintah kota Surabaya. Hak ciptanya atas nama pemerintah kota Surabaya. Dipatenkan HAKI. Meskipun lelang elektronik akhirnya dilebur jadi satu, diubah, jadi lebih bagus & besar untuk kepentingan pemerintah kota seluruh Indonesia. Ada kenang-kenang Surabaya pernah memberikan sesuatu untuk Indonesia. Di Bappenas dijadikan narasumber maupun staf ahli guna memberi masukkan tentang lelang elekronik.

Untuk menyelesaikan programer e-Proc dengan ITS. Eri dan tim jarang tidur. Hampir tidak pernah pulang hingga sebulan. Para programer kadang tidur di kursi depan laptop. Waktu bangun, langsung meranggai laptop,  kerja kembali.

Meskipun lelang elektronik jadi sumbangan untuk pemerintah pusat. Tapi awalnya terjadi resistensi. Para pengusaha menganggap bahwa lelang elektronik membunuh pelaku usaha di Surabaya dan dianggap memudahkan menngganti pemenang tender dari diotak-atik dari sistemnya. Padahal yang terjadi sebaliknya, justru dengan lelang elektronik, Meniadakan peran orang yang mengatur pemenang lelang. melindungi kontraktor-kontraktor kecil, dan bersifat adil.


Lelang elektronik pemerintah surabaya terus menerus dapat penghargaan. Sampai sekarang pun dapat. Dengan lelang elektronik, Surabaya bisa menghemat sebesar 25% dari belanja 9,1 trilyun. Bu Risma memikirkan bagaimana uang yang ada dikembalikan kepada masyarakat untuk membangun kota Surabaya. Itu semua dari pelelangan.

Post a Comment

My Instagram

By www.ericahyadi.com team